Pengawasan (Controlling)

Pengawasan (controlling) adalah proses pengujian untuk mengetahui apakah segala sesuatu dilaksanakan sesuai perencanaan, perintah, dan aturan yanga ada.

Fungsi pengawasan wajib ada di setiap organisasi atau perusahaan, karena:
1) Untuk menhindari masalah
2) Untuk mengendalikan penyimpangan
3) Digunakan sebagai evaluasi kinerja

Bagaimana Pengawasan Dijalankan?
Berdasarkan peraturan perusahaan. Juga peraturan perundang undangan. Dan berdasarkan acuan yang telah direncanakan sebelumnya.

Ini yang harus ada dalam proses pengawasan
1) Ada objek yang diawasi
2) Ada aturan sebagai landasan dilakukan pengawasan
3) Pihak atau personil pengawas
4) Tindakan pengamatan

Jenis Jenis Pengawasan
Umumnya, ada 3 jenis pengawasan yang sering diaplikasikan. Oleh perusahaan. Untuk mengontrol kegiatannya.
1) Preventif dan Represif
2) Aktif dan Pasif
3) Internal dan Eksternal

1. Preventif dan Represif
Pengawasan ini berbicara: waktu pelaksanaan pengawasan. Kapan pengawasan akan dilakukan? Sebelum atau sesudah dilaksanakan kegiatan? mana yang lebih baik?
# Pengawasan Preventif adalah pengawasan yang dilakukan sebelum segala sesuatu terjadi. 
# Pengawasan Represif adalah kebalikan dari pengawasan preventif. Pengawasan dilakukan saat segala sesuatu sudah terjadi.

2. Pengawasan Aktif dan Pasif

Pengawasan aktif dan pasif berkaitan dengan seberapa dekat pengawasan itu dilakukan. Dekat atau jauh. Langsung atau tidak langsung. Berada dilokasi atau tidak dilokasi. Dilihat langsung atau tidak.
# Pengawasan aktif adalah pengawasan yang dilakukan ditempat kegiatan dilakukan. 
# Pengawasan pasif adalah kebalikan dari pengawasan aktif. Pengawasan yang tidak dilakukan di tempat kegiatan.

3. Pengawasan Internal dan Eksternal
Laporan internal dan eksternal berkaitan dengan pihak yang melakukan pengawasan. 
# Pengawasan internal adalah pengawasan yang dilakukan oleh orang dalam perusahaan. 
# Pengawasan eksternal adalah pengawasan yang dilakukan oleh orang di luar perusahaan.

Comments